Jasnur, Avrilia (2026) INDUSTRI FAST FASHION: POLA KONSUMSI MASYARAKAT TERHADAP SUSTAINABLE FASHION DIMEDIASI OLEH KESADARAN LINGKUNGAN DI KOTA PALOPO. Diploma thesis, Universitas Islam Negri Palopo.

[thumbnail of Skripsi  Avrilia Jasnur] Text (Skripsi Avrilia Jasnur)
AVRILIA JASNUR_SKRIPSI.pdf

Download (3MB)

Abstract

Industri fast fashion telah mendorong pola konsumsi berlebihan yang menimbulkan dampak negatif
signifikan terhadap lingkungan. Hal ini bertentangan dengan ajaran Islam yang melarang pemborosan dan perusakan alam. Di Indonesia, tingginya limbah pakaian mencapai 2,3 juta ton pada tahun 2021, dan di Kota Palopo sendiri, sampah tekstil menyumbang sekitar 485,97 ton pada tahun
2024. Fenomena ini mendesak perlunya pergeseran menuju sustainable fashion. Melalui penelitian ini, kesadaran lingkungan diyakini berperan penting sebagai variabel mediasi dalam perubahan pola konsumsi masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh langsung efisiensi konsumsi (X1) dan motif konsumsi (X2) terhadap sustainable fashion (Y), serta menguji peran mediasi kesadaran lingkungan
(Z). Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan analisis Structural Equation Modeling (SEM) berbasis Partial Least Squares (PLS) versi 4 untuk menguji hipotesis yang diajukan. Sampel dalam penelitian ini dikumpulkan dengan menggunakan teknik purposive sampling dan jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 150 orang.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Efisiensi konsumsi berpengaruh positif dan signifikan secara langsung terhadap sustainable fashion, yang menunjukkan bahwa perilaku konsumsi yang rasional, selektif, dan berorientasi pada kebutuhan mendorong adopsi fashion berkelanjutan. 2)
Motif konsumsi berpengaruh positif namun tidak signifikan secara langsung terhadap sustainable fashion, sehingga dorongan tren dan gaya hidup belum menjadi faktor utama dalam keputusan memilih produk fashion berkelanjutan. 3) Kesadaran lingkungan berpengaruh positif dan signifikan
secara langsung terhadap sustainable fashion, yang menandakan bahwa pemahaman terhadap dampak lingkungan mendorong perilaku konsumsi fashion yang ramah lingkungan. 4) Efisiensi konsumsi berpengaruh positif dan signifikan secara langsung terhadap kesadaran lingkungan, yang menunjukkan bahwa pengendalian konsumsi dan penghindaran pemborosan meningkatkan kepedulian ekologis konsumen. 5) Motif konsumsi berpengaruh positif namun tidak signifikan secara langsung terhadap kesadaran lingkungan, sehingga orientasi konsumsi berbasis tren belum mampu meningkatkan kepedulian lingkungan. 6) Efisiensi konsumsi berpengaruh positif dan signifikan secara tidak langsung terhadap sustainable fashion melalui mediasi kesadaran lingkungan, yang menunjukkan peran penting kesadaran lingkungan dalam memperkuat hubungan
tersebut. 7) Motif konsumsi berpengaruh positif namun tidak signifikan secara tidak langsung terhadap sustainable fashion melalui mediasi kesadaran lingkungan, yang mengindikasikan adanya kesenjangan antara kesadaran dan perilaku konsumsi fashion berkelanjutan.

Kata Kunci: Efisiensi Konsumsi, Fast Fashion, Kesadaran Lingkungan, Motif Konsumsi, Sustainable Fashion

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: 300 Ilmu sosial > 302.14 Partisipasi Sosial
Divisions: Fakultas Ekonomi Bisnis Islam > Program Studi S-1 Ekonomi Syariah
Depositing User: Dahniar Abdullah
Date Deposited: 13 Apr 2026 03:12
Last Modified: 13 Apr 2026 03:12
URI: http://repository.uinpalopo.ac.id/id/eprint/12273

Actions (login required)

View Item
View Item