RAMADHAN, MUH. ALFIKRI (2025) YAUM AL-FAṢL DALAM AL-QUR’AN (SUATU KAJIAN TAFSIR TEMATIK). Diploma thesis, Universitas Islam Negri Palopo.

[thumbnail of Skripsi Muh.Alfikri R] Text (Skripsi Muh.Alfikri R)
SKRIPSI MUH. ALFIKRI R. (YAUM AL-FASL DALAM AL-QUR'AN)..pdf

Download (2MB)

Abstract

Penelitian Yaum Al-Faṣl dalam Al-Qur’an ini bertujuan untuk mengetahuai penafsiran ayat-ayat Yaum al-Faṣl, serta karakteristiknya dalam al-Qur’an. Istilah “yaum al-Faṣl” merupakan salah satu sebutan yang mendeskripsikan hari kiamat di dalam al-Qur’an yang memiliki arti hari pemisah atau hari keputusan. Pembahasan yaum al-Faṣl dalam al-Qur’an dapat dilihat dari realita kehidupan manusia di dunia
yang sarat dengan ketidakadilan, pertentangan, dan kerancuan antara kebenaran dan kebatilan, yang di mana menunjukkan bahwa tidak semua bentuk kezaliman,
kebohongan, atau ketidakadilan dapat terselesaikan secara tuntas di dunia. Maka dalam konteks ini, peristiwa yaum al-Faṣl memberi harapan akan keadilan sejati,
sekaligus menjadi kontrol moral untuk tetap berperilaku jujur dan adil meskipun tidak terpantau oleh hukum dunia. Maka dalam hal ini peneliti merrasa perlu membahas tentang Yaum Al-Faṣl dalam al-Qur’an dengan menggunakan kajian
tafsir tematik. Rumusan masalah dalam penelitian ini meliputi: Bagaimana penafsiran ayat-ayat Yaum al-Faṣl, dan karakteristiknya dalam al-Qur’an. Teknik yang digunakan dalam pengumpulan data adalah library research (kajian pustaka). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah mauḍūī (metode tematik). Adapun sumber data dalam penelitian ini adalah al-Qur’an dan kitab-kitab tafsir dan sumber-sumber pustaka pendukung lainnya. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Yaum al-Faṣl dalam al-Qur’an menurut para mufassir bermakna hari keputusan atau hari pemisah yang di mana merupkan peristiwa dikumpulkannya seluruh makhluk untuk diberi keputusan hukum oleh Allah swt secara adil, kemudian dipisahkannya antara orang kafir dari kelompok orang-orang mukmin. Karakterisik yang menggambarkan peristiwa Yaum al-Faṣl ditandai dengan 4 ciriciri kejadian meliputi terjadinya peristiwa dahsyat dan luar biasa, dikumpulkannya seluruh makhluk, keputusan yang adil oleh Allah Swt, dan dipisahkannya orang kafir dari orang mukmin. Dengan memilih istilah Yaum Al�Faṣl dalam al-Qur’an tidak hanya menggambarkan Hari Kiamat, tetapi secara sadar membangun makna kepastian, keadilan mutlak, dan ketetapan akhir dari seluruh keputusan hukum oleh Allah swt.

Kata Kunci: Yaum Al-Faṣl, Tafsir Tematik, Hari Kiamat

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: 200 Agama > 2X1.3 Tafsir Al-Qur'an
Divisions: Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah > Program Studi S-1 Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir
Depositing User: Dahniar Abdullah
Date Deposited: 22 Apr 2026 07:26
Last Modified: 22 Apr 2026 07:26
URI: http://repository.uinpalopo.ac.id/id/eprint/12351

Actions (login required)

View Item
View Item