Nuryanti, Nuryanti (2025) FENOMENA TRADISI MA’ BALENDO’ DALAM PESTA PANEN DI DESA SANGTANDUNG KECAMATAN WALENRANG UTARA KABUPATEN LUWU. Diploma thesis, Universitas Islam Negri Palopo.

[thumbnail of Skripsi nuryanti] Text (Skripsi nuryanti)
NURYANTI_ SKRIPSI TERBARU - PASCA UJIAN TUTUP - (FINAL).pdf

Download (2MB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk pelaksanaan tradisi Ma’balendo serta fungsi dan nilai-nilai yang terkandung dalam Tradisi Ma’Balendo pada masyarakat Desa Sangtandung Kecamatan Walenrang Kabupaten Luwu.
Jenis penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dengan desain penelitian studi kasus dan pendekatan sosiologis. Subjek dalam penelitian ini adalah tokoh masyarakat dan pemerintah setempat yang berfokus pada bentuk-bentuk pelaksanaan tradisi ma’balendo serta fungsi dan nilai-nilai dari tradisi ma’balendo dalam pesta panen di Desa Sangtandung Kecamatan Walenrang Utara, Kabupaten Luwu. Penelitian ini mengumpulkan data berdasarkan hasil wawancara dan
dokumentasi, kemudian menyusun hasil wawancara dan menghubungkan tradisi ma’balendo dengan teori tindakan sosial Emil Durkheim. Teknik keabsahan data dilakukan dengan triangulasi subjek yang berbeda yaitu hasil wawancara tokoh masyarakat dan pemerintah setempat. Analisis data dilakukan dengan cara reduksi data, penyajian data, dan verifikasi. Hasil dari penelitian ini adalah Bentuk Penyajian Ma’balendo Dalam Pesta Panen di Desa Sangtandung Kecamatan Walenrang Utara Kabupaten Luwu
Sulawesi Selatan Penyajian Ma’balendo ini melibatkan 9 pelaku. Adapun susunan pelaku Ma’balendo yaitu: Pa’tampang’ (orang yang berladang) yang terdiri dari
(2) orang wanita yang membuka Ma’balendo dengan proses kegiatan bersawah. Pangindo’ (pemimpin) yang terdiri dari (2) orang wanita yang menumbuk padi
pada lesung dan berada diujung kiri kanan lesung. Ma’lambuk (penumbuk) yang terdiri dari (4) orang wanita yang menumbuk padi pada lesung dibagian Patangngaan (pertengahan). mangangka’ (mengangkat) yang terdiri dari (1) orang wanita sebagai penumbuk samping pada lesung. Nilai-nilai dan fungsi dari tradisi ma’balendo dalam pesta panen yaitu: (1) Memperkuat ekonomi lokal:Meningkatkan apresiasi terhadap hasil panen, Meningkatkan kebersamaan
dan gotong royong, Menjadi daya tarik wisata. (1) Mendukung pelestarian budaya: Menjaga warisan budaya, Membangun kesadaran akan kearifan lokal, Menjadi sarana pendidikan budaya. (3) Potensi pengembangan: Pengembangan
desa wisata, Peningkatan produk lokal, Pengembangan ekonomi kreatif.

Kata Kunci: Fenomena, Pesta Panen, Tradisi Ma’balendo

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: 300 Ilmu sosial > 303.37 Norma Sosial
Divisions: Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah > Program Studi S-1 Sosiologi Agama
Depositing User: Dahniar Abdullah
Date Deposited: 30 Dec 2025 07:11
Last Modified: 30 Dec 2025 07:11
URI: http://repository.uinpalopo.ac.id/id/eprint/12068

Actions (login required)

View Item
View Item