Fitriana, Fitriana (2025) MAKNA AL-BADL DALAM AL-QUR’AN PERSPEKTIF KAJIAN SEMANTIK. Diploma thesis, Universitas Islam Negri Palopo.
Skripsi FITRIANA! (real) (AutoRecovered).pdf
Download (1MB)
Abstract
Penelitian ini mengkaji makna al-Badl dalam al-Qur’an melalui pendekatan semantik, dengan tujuan menelusuri makna dasar, makna konseptual, serta makna kontekstual dari akar kata ل د ب beserta seluruh derivasi yang digunakan dalam
berbagai ayat. Akar kata tersebut secara umum bermakna mengganti, menukar, atau memindahkan sesuatu dari satu keadaan ke keadaan lain. Akan tetapi, dalam al-Qur’an maknanya berkembang menjadi konsep perubahan yang memiliki dimensi teologis, moral, dan sosial. Penelitian ini menggunakan metode tafsir tematik (al-tafsīr al-mawḍū‘ī) dengan menghimpun seluruh ayat yang mengandung derivasi al-Badl, kemudian menganalisis hubungan antara teks,
konteks, dan pesan ilahi untuk menemukan pola makna perubahan yang dimaksudkan oleh al-Qur’an. Hasil penelitian menampakkan bahwa al-Badl dalam al-Qur’an tidak hanya mengilustrasikan perubahan dalam arti fisik atau lahiriah, melainkan mengungkapkan mekanisme perubahan yang berhubungan langsung dengan kehendak Allah serta reaksi moral manusia. Secara semantik, alBadl mengandung empat orientasi makna utama. Perubahan yang bersifat rahmat, yaitu pergantian menuju keadaan yang lebih baik; perubahan yang bersifat hukuman, yakni pergeseran dari nikmat menuju azab akibat perilaku manusia; perubahan netral, seperti pergantian generasi, atau fenomena alam yang merupakan bagian dari sunnatullah; serta perubahan sosial, yaitu perubahan yang
terjadi pada tatanan masyarakat sebagai akibat dari ketaatan terhadap nilai-nilai ilahi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa analisis semantik terhadap al-Badl memberikan dampak penting bagi pendalaman makna ayat-ayat al-Qur’an yang terkait dengan perubahan. Al-Badl tidak hanya memaknai peralihan keadaan, tetapi juga menjadi peringatan, petunjuk, serta penegasan bahwa setiap perubahan mengandung pesan ilahi yang mengarahkan manusia kepada tanggung jawab moral dalam mengelola dirinya dan lingkungannya. Implikasi penelitian ini menunjukkan bahwa kajian semantik terhadap al-Badl membantu memahami ayat-ayat perubahan dalam al-Qur’an secara lebih utuh dan terarah, sehingga perubahan tidak dipahami sebagai peristiwa yang berdiri sendiri, melainkan sebagai bagian dari pola perubahan yang berkaitan dengan nilai dan tanggung jawab manusia.
Kata Kunci: Al-Badl dalam Al-Qur’an, Tafsir tematik, Perubahan Makna Al-Badl
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | 200 Agama > 297.122 Qur'an, Al-Qur'an, Alquran |
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah > Program Studi S-1 Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir |
| Depositing User: | Dahniar Abdullah |
| Date Deposited: | 19 Jan 2026 07:10 |
| Last Modified: | 19 Jan 2026 07:10 |
| URI: | http://repository.uinpalopo.ac.id/id/eprint/12098 |
