Lestari, Sugarti Sri (2025) TINJAUAN HUKUM EKONOMI SYARIAH TERHADAP DEBITUR WANPRESTASI PADA PEMBIAYAAN PRODUKTIF PADA BPRS DANA MONETERCABANG PALOPO. Diploma thesis, Universitas Islam Negri Palopo.

[thumbnail of Skripsi Sugiarti Sri Lestari] Text (Skripsi Sugiarti Sri Lestari)
20 0303 0058 dari Sugarti Sri Lestari-1.pdf

Download (2MB)

Abstract

Skripsi ini bertujuan untuk mengetahui apa yang menjadi faktor debitur wanprestasi pada pembiayaan produktif di BPRS dana moneter Cabang Palopo dan juga untuk mengetahui Tinjauan hukum ekonomi syariah terhadap debitur wanprestasi pada pembiayaan produktif di BPRS Dana Moneter Cabang Palopo. Jenis penelitian ini adalah jenis penelitian hukum empiris dan penelitian ini menggunakan pendekatan perundang-undangan. Dengan teknik pengumpulan data melalui obsevasi, wawancara, dokumentasi. Dalam penelitian ini teknik analisis data di bagi menjadi tiga bagian utama, yaitu reduksi data, penyajian data
dan Verifikasi atau penyimpulan Data. Permasalahan kredit macet atau wanprestasi terjadi di Bank BPRS Dana
Moneter Cabang Palopo dimana nasabah lalai dalam memenuhi kewajibannya yang mengakibatkan penunggakan pembayaran. Adapun faktor yang mengakibatkan sehingga debitur melakukan wanprestasi yaitu kondisi usaha yang
menurun, dan sikap lalai dalam memenuhi kewajibannya dengan mengulur jangka waktu yang telah di sepakati. Ada beberapa proses penyelesaian pembiayaan bermasalah di bank BPRS Dana Moneter Cabang Palopo yaitu dengan mengedepankan proses musyawarah antar bank dan debitur. apabila upaya yang di tempuh tidak mendapatkan jalan keluar maka langka yang di ambil yaitu melakukan eksekusi jaminan milik nasabah dan apabila alternatif tersebut tidak menemukan jalan keluar juga maka bank syariah melakukan gugatan sederhana ke pengadilan agama.langkah yang di tempuh oleh bank BPRS Dana Moneter Cabang Palopo dalam menyelesaikan permasalahan debitur wanprestasi telah berpedoman terhadap prinsip-prinsip syariah Sebagaimana di atur dalam fatwa DSN MUI No. 47/DSN-MUI/II/2005 tentang Penyelesaian Piutang Murabaha Bagi Nasabah yang Tidak Mampu Membayar. Dalam tinjauan hukum ekonomi syariah Orang yang berhutang dan telah sepakat dalam suatu perjanjian maka orang tersebut harus membayar hutangnya kepada orang yang telah memberikan hutang atau pihak kreditur, dan hal itu harus di selesaikan dengan cara yang benar. Dalam artian bahwa hutang harus di lunasi atau di bayar sebagaimana di jelaskan dalam Al-Qur‟an surah Al-Maidah ayat 1

Kata kunci: Debitur, Wanprestasi, Penyelesaian pembiayaan Bermasalah.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: 300 Ilmu sosial > 330.112 Sistem Ekonomi Kapitalis, Sistem Ekonomi Liberal
Divisions: Fakultas Syariah > Program Studi S-1 Hukum Ekonomi Syariah
Depositing User: Dahniar Abdullah
Date Deposited: 22 Jan 2026 00:59
Last Modified: 22 Jan 2026 00:59
URI: http://repository.uinpalopo.ac.id/id/eprint/12119

Actions (login required)

View Item
View Item